Berita

Aksi Bersih Pantai AMPALA YAPTI

Posted in Yapti on Dec 09, 2019


Ujaran “Jangan membelakangi laut” bukan sekadar kiasan belaka. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia mengalami krisis pantai akibat sampah.

World Economic Forum melangsir fakta bahwa saat ini ada lebih dari 150 juta ton plastik di perairan bumi, yang terus bertambah 8 juta ton setiap tahunnya. Ironisnya, sesuai hasil riset Plastic Waste Inputs From Land Into The Ocean tentang fakta sampah plastik di laut, mengesahkan posisi Indonesia berada di nomor dua sebagai penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar di dunia.

Dalam angka, berikut data berturut-turut: China menghasilkan jumlah sampah terbesar di laut (262,9 juta ton) sampah. Selanjutnya ada Indonesia (187,2 juta ton), Filipina (83,4 juta ton), Vietnam (55,9 juta ton), dan Sri Lanka (14,6 juta ton). 

Berdasarkan dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton sampah plastik yang dibuang ke laut . Masih sumber yang sama, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 milar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.

Pencemaran plastik di laut tentu saja semakin mengkhawatirkan. Selain mencemari organisme laut, fenomena ini juga mengancam manusia. Studi terbaru menemukan kandungan mikroplastik pada garam dan ikan di Indonesia. Plastik mikro pada garam dan ikan di Indonesia ditunjukkan lewat dua penelitian terpisah yang dilakukan peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar dan Pusat Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). "Kami menemukan adanya 10-20 partikel mikroplastik per kilogram garam. Jenis plastik pada garam mirip dengan temuan di air, sedimen, dan biotanya," ungkap peneliti kimia laut dan ekotoksikologi Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Reza Cordova, di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Data The World Bank tahun 2018, 87 kota di pesisir Indonesia memberikan kontribusi sampah ke laut diperkirakan sekitar 1, 27 juta ton. Dengan komposisi sampah plastik mencapai 9 juta ton dan diperkirakan sekitar 3,2 juta ton adalah sedotan plastik.

Bagaimana di 2019? Indonesia menghasilkan sampah sekitar 66 - 67 juta ton sampah di tahun ini. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan jumlah sampah sebelumnya yang mencapai 64 juta ton. Jenis sampah yang dihasilkan didominasi sampah organik yang mencapai sekitar 60 persen dan sampah plastik yang mencapai 15 persen.

Ampala YAPTI Terpanggil Mengetahui kenyataan miris ini, Aksi Mahasiswa Pencinta Alam (AMPALA) YAPTI melakukan kegiatan peduli pantai yang diberi nama “AKSI BERSIH PANTAI”. Berlokasi di dusun Lassang-Lassang Desa Arungkeke, Kec.Arungkeke, Kab.Jeneponto, kegiatan bersifat sosial lingkungan ini mengambil tema "Peduli Sampah Lestari Alam".

Dimulai Jumat tgl 6 hingga Minggu 8 Desember 2019, sebanyak 100 orang dari berbagai lembaga Pemuda, KPA, Sanggar Seni & Ormas, ikut bekerja sama. Bahkan pemerintah desa Arungkeke dan Bhabinkamtimas pun aktif turun tangan.

Tujuan kegiatan ini mulia. Selain membantu upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan daerah pesisir pantai Lassang-Lassang di Desa Arungkeke, juga mengajak masyarakat untuk peka terhadap pentingnya berpertisipasi dalam pelestarian alam.

Tidak hanya itu, kegiatan ini bertujuan pula mengembangkan semangat kerelawanan di kalangan mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat dan berbagai lembaga pemuda & ormas, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada perlindungan dan pelestarian warisan budaya terkhusus di Butta Turatea.

“Kegiatan ini pada prinsipnya berpulang kembali pada diri kita sendiri, bahwa dengan menyembuhkan bumi berarti menyembuhkan diri kita sendiri,” ungkap ketua umum AMPALA YAPTI Abd Azis. “Memang tindakan kami ini terbilang kecil, tapi setidaknya kami telah berbuat. Kami percaya bahwa dengan kepedulian dan tindakan nyata, hal yang kecil dapat berdampak luas,” tambahnya optimis.

Rundown Acara Jumat, 06.12.2019

  • Silatuhrahmi kader Antar Lembaga
  • Malam Ramah Tamah Angkatan Muda AMPALA YAPTI

Sabtu, 07.12.2019

  • Registrasi Kepesertaan
  • Pembukaan Aksi Bersih Pantai
  • Dialog Kepemudaan

Minggu, 08.12.2019

  • Senam Pagi
  • Aksi Bersih Pantai
  • Penyerahan Sertifikat
  • Penutup

[MY] Dari berbagai sumber

Kategori

Agenda

AGENDA LAIN

Yapti